Pak Anis Baswedan tolong pikirkan nasib guru honorer!

Salah satu program dari Jokowi adalah adanya peningkatan kesejahteraan dari tenaga pendidik seperti guru. Di mana guru merupakan salah komponen strategis yang menentukan kualitas pendidikan. Dari sisi kesejahteraan bisa dikatakan antara guru honorer dengan guru ber-NIP sangat kontras. Mengapa demikian? Karena guru PNS sudah digaji layak, bahkan dengan adanya sertifikasi guru PNS tidak lagi menyandang predikat pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi guru PNS itu sejahtera dan bermartabat. Namun ini tidak berlaku bagi guru honorer yang sampai dengan detik ini sebagian besar masih berpredikat guru bergaji seminggu, guru berhonor 150 ribu per bulan.

Anis Baswedan

Belum ada upaya dari pemerintah melalui kemendikbud di bawah Bapak “Anis Baswedan” untuk memperbaiki nasib “guru honorer”. Guru honorer jauh dari kesejahteraan dengan honor yang sangat jauh jika dibandingkan dengan buruh pabrik yang hanya lulusan SD sekalipun.  Coba anda pikirkan mengapa guru yang memiliki pendidikan S1 tidak lebih baik daripada lulusan SD. Ini terjadi di Indonesia yang dari dulu sampai sekarang ini tidak dihiraukan oleh pemerintah.


Bagaimanapun pendidikan tidak akan sukses manakala dari unsur yang menentukan kesuksesan itu sendiri tidak sukses alias masih jauh di bawah kesejahteraan. Bagaimana guru akan fokus mendidik anak didiknya sedangkan dia sendiri harus memikirkan keluarganya, istri dan anaknya serta kebutuhan hidup di zaman sekarang yang semakin sulit. Ironis memang, Pak Presiden berkoar-koar ingin meningkatkan kualitas pendidikan namun mengesampingkan guru honorer yang merupakan bagian dari tenaga yang menyukseskan programnya.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori ARTIKEL dengan judul Pak Anis Baswedan tolong pikirkan nasib guru honorer!. Jika kamu suka, jangan lupa like dan bagikan keteman-temanmu ya... By : BAHASA INGGRIS ANAK INDONESIA
Ditulis oleh: Mustofa Muhammad - Sunday, January 18, 2015

2 komentar untuk "Pak Anis Baswedan tolong pikirkan nasib guru honorer!"

  1. Kalau di Pontianak nasih Guru HONORER golongan 2 sedang dalam perdebatan, Semoga saja segera keluar NIP nya

    ReplyDelete
  2. Di Batang dan Pekalongan juga belum ada tindak lanjut untuk yang K2 pak

    ReplyDelete

Maturnuwun geh sampun komentar ten blog kulo